A. Sistem Saraf Manusia
1. Pengertian Sistem Saraf
Sistem saraf adalah sistem yang berfungsi mengatur dan mengoordinasikan seluruh aktivitas tubuh agar dapat merespons rangsangan dari luar maupun dalam tubuh dengan cepat dan tepat.
2. Fungsi Sistem Saraf
-
Menerima rangsangan dari lingkungan (fungsi sensorik)
-
Mengolah informasi di otak atau sumsum tulang belakang (fungsi integrasi)
-
Memberikan tanggapan atau reaksi terhadap rangsangan (fungsi motorik)
3. Bagian-bagian Sistem Saraf
Sumber gambar : https://popsctech.com/sistem-saraf-pada-manusia/
Sistem saraf manusia dibagi menjadi dua bagian besar:
a. Sistem Saraf Pusat
-
Otak
-
Mengatur semua kegiatan tubuh.
-
Terdiri atas:
-
Otak besar (Cerebrum): pusat kesadaran, berpikir, dan ingatan.
-
Otak kecil (Cerebellum): mengatur keseimbangan dan koordinasi gerak.
-
Sumsum lanjutan (Medula oblongata): mengatur kerja organ vital seperti jantung, pernapasan, dan tekanan darah.
-
-
-
Sumsum Tulang Belakang (Medula spinalis)
-
Sebagai penghubung antara otak dan seluruh tubuh.
-
Mengatur gerak refleks (gerak spontan tanpa kesadaran).
-
b. Sistem Saraf Tepi
-
Menghubungkan sistem saraf pusat dengan seluruh bagian tubuh.
-
Terdiri atas:
-
Saraf sadar (somatik): mengatur gerak otot rangka.
-
Saraf tak sadar (otonom): mengatur kerja organ dalam, seperti jantung dan pencernaan.
-
Saraf simpatik → mempercepat kerja organ.
-
Saraf parasimpatik → memperlambat kerja organ.
-
-
4. Gerak Refleks
Gerak refleks adalah gerakan spontan tanpa disadari sebagai respon terhadap rangsangan tertentu, misalnya tangan menarik diri saat menyentuh benda panas.
B. Sistem Hormon (Sistem Endokrin)
1. Pengertian Hormon
Hormon adalah zat kimia yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin dan dibawa oleh darah ke organ target untuk mengatur fungsi tubuh.
2. Macam-macam Kelenjar dan Fungsinya
| Kelenjar | Hormon | Fungsi |
|---|---|---|
| Hipofisis (pituitari) | Hormon pertumbuhan (GH) | Mengatur pertumbuhan tubuh |
| Tiroid | Tiroksin | Mengatur metabolisme |
| Paratiroid | Parathormon | Mengatur kadar kalsium dalam darah |
| Pankreas | Insulin dan Glukagon | Mengatur kadar gula darah |
| Anak ginjal (Adrenal) | Adrenalin | Menyiapkan tubuh menghadapi keadaan darurat (fight or flight) |
| Gonad (Testis & Ovarium) | Testosteron, Estrogen, Progesteron | Mengatur perkembangan ciri kelamin sekunder dan reproduksi |
3. Gangguan pada Sistem Hormon
-
Kekurangan hormon pertumbuhan → tubuh kerdil (kretinisme)
-
Kelebihan hormon tiroid → gondok
-
Kekurangan insulin → diabetes mellitus
C. Sistem Indera Manusia
1. Pengertian
Sistem indera berfungsi menerima rangsangan dari lingkungan luar agar tubuh dapat menyesuaikan diri. Manusia memiliki lima alat indera yang disebut panca indera.
2. Lima Indera dan Fungsinya
| Indera | Nama Ilmiah | Fungsi | Bagian Penting |
|---|---|---|---|
| Mata | Indera penglihatan | Menerima rangsang cahaya | Kornea, pupil, lensa, retina |
| Telinga | Indera pendengaran & keseimbangan | Menerima getaran suara | Gendang telinga, koklea, saluran setengah lingkaran |
| Hidung | Indera penciuman | Mendeteksi bau | Sel reseptor di rongga hidung |
| Lidah | Indera pengecap | Membedakan rasa (manis, asam, asin, pahit, umami) | Papila lidah |
| Kulit | Indera peraba | Menerima rangsang sentuhan, tekanan, suhu, nyeri | Ujung saraf sensorik |
3. Gangguan pada Indera
-
Mata: rabun jauh (miopi), rabun dekat (hipermetropi), buta warna
-
Telinga: tuli, infeksi telinga tengah
-
Hidung: flu, sinusitis
-
Lidah: kehilangan rasa akibat luka atau panas
-
Kulit: luka bakar, alergi, gatal
No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.