Sunday, August 30, 2026

Pressure on objects

 After learning this topic, students are expected to be able to:

  1. Explain the concept of pressure.
  2. Identify the factors that affect pressure.
  3. Calculate pressure using the correct formula.
  4. Explain pressure in solids, liquids, and gases.
  5. Apply the concept of pressure to everyday life.
  6. Analyze simple problems related to pressure.
 
 What Is Pressure?

Pressure is the amount of force acting on a certain area.

In simple words:

Pressure tells us how concentrated a force is on a surface.

Pressure depends on two factors:

  • Force (F)
  • Area of the surface (A)

The greater the force, the greater the pressure.

The smaller the contact area, the greater the pressure.

 

P = Pressure (Pascal / Pa)
F = Force (Newton / N)
A = Area (square meter / m²)

 

SI Unit of Pressure

The SI unit of pressure is Pascal (Pa).

 

Pressure on Solid Objects 

 

A. High-Heeled Shoes

High heels have a small contact area.

Therefore:

Small area → greater pressure

This is why high heels can exert a large pressure on the floor.

B. Sharp Knife

A sharp knife has a very small contact area at its edge.

Therefore, the pressure is large, making it easier to cut objects.

C. Nails

A nail has a sharp tip with a very small area.

The same force produces greater pressure at the tip, allowing the nail to enter wood.

D. Snow Shoes

Snow shoes have a large surface area.

Therefore:

Large area → smaller pressure

This helps prevent a person's feet from sinking deeply into snow.

 

Example Calculation

A box is pushed with a force of 200 N. The area of contact between the box and the floor is 0.5 m². Calculate the pressure!

 

 

 Pressure in Liquids

Liquids also exert pressure.

Liquid pressure is the pressure produced by a liquid due to its weight.

Liquid pressure depends on:

  1. Density of the liquid
  2. Acceleration due to gravity
  3. Depth of the liquid

The deeper the liquid, the greater the pressure.

 

  • P = Liquid pressure (Pa)
  • ρ = Density of liquid (kg/m³)
  • g = Gravitational acceleration (m/s²)
  • h = Depth (m)
  •  

    usually 

     

    Liquid Pressure in Everyday Life


    A. Water Tank
    The pressure at the bottom of a water tank is greater than the pressure near the surface.
    B. Dam
    Dam walls are generally made thicker at the bottom because water pressure increases with depth.
    C. Divers
    A diver experiences greater water pressure when diving deeper.
    D. Bottle with Holes
    If a bottle has holes at different heights, water from the lowest hole generally travels farther because the liquid pressure is greater at greater depth.

     

     

    Pressure in Gases

    Gases also exert pressure.

    Gas pressure is caused by gas particles colliding with the walls of a container.

    Examples:

    • Air inside a balloon
    • Air inside a bicycle tire
    • Air inside a football
    • Atmospheric pressure

    When gas particles collide with the walls of a container, they produce pressure.

    Atmospheric Pressure 

    Atmospheric pressure is the pressure exerted by the air surrounding Earth.

    We usually do not notice atmospheric pressure because our bodies are accustomed to it.

    Atmospheric pressure generally decreases as altitude increases.

    Therefore:

    Higher altitude → lower atmospheric pressure

    For example, atmospheric pressure at the top of a mountain is lower than atmospheric pressure near sea level.

     

    Pascal's Law 

    Pascal's Law states:

    Pressure applied to an enclosed liquid is transmitted equally in all directions.

    This principle is used in hydraulic machines.

    Examples:

    • Hydraulic brakes
    • Hydraulic lifts
    • Hydraulic jacks
    • Excavators

    Simple Example

    A small force applied to a small piston can produce a larger force on a larger piston.

    The principle can be expressed as:

     

     

     

    Archimedes' Principle 

    When an object is placed in a liquid, the liquid exerts an upward force on the object.

    This upward force is called buoyant force.

    According to Archimedes' Principle:

    An object immersed in a fluid experiences an upward buoyant force equal to the weight of the fluid displaced by the object.

    Applications:

    • Ships
    • Submarines
    • Life jackets
    • Hydrometers

     

    Why Can Ships Float? 

     

    A ship is made of materials that are generally denser than water, but the ship has a large hollow volume.

    This allows the ship to displace a large amount of water.

    When the buoyant force is equal to the weight of the ship, the ship floats.

     

     

    Summary

     

     

    Thursday, August 6, 2026

    ZAT ADITIF PADA MAKANAN

    Zat aditif adalah bahan yang ditambahkan ke dalam makanan atau minuman dalam jumlah tertentu dengan tujuan untuk memperbaiki rasa, aroma, warna, tekstur, penampilan, daya simpan, atau kualitas makanan.

     

    Zat aditif dapat berasal dari bahan alami maupun bahan buatan (sintetis).

    Contoh :

  • Gula ditambahkan untuk memberikan rasa manis.
  • Garam ditambahkan untuk memberikan rasa asin dan membantu mengawetkan makanan.
  • Kunyit dapat digunakan sebagai pewarna alami.
  • Natrium benzoat digunakan sebagai pengawet pada beberapa produk pangan.
  • Monosodium glutamate (MSG) digunakan sebagai penguat rasa.
  •  

    Fungsi Zat Aditif

    Secara umum, zat aditif digunakan untuk:

    1. Memperbaiki rasa
    2. Memberikan atau memperbaiki warna
    3. Memberikan aroma tertentu
    4. Memperbaiki tekstur
    5. Mempertahankan kualitas makanan
    6. Memperpanjang daya simpan
    7. Menjaga kestabilan makanan
    8. Meningkatkan penampilan makanan

    Jenis-Jenis Zat Aditif

  • Pemanis
  • Pewarna
  • Pengawet
  • Penyedap/penguat rasa
  •  

    1. PEMANIS

    Pemanis adalah zat yang ditambahkan ke dalam makanan atau minuman untuk memberikan rasa manis.

    Pemanis dibedakan menjadi pemanis alami dan pemanis buatan.

    A. Pemanis alami

    Pemanis alami berasal dari tumbuhan atau sumber alami lainnya.

    PemanisSumberContoh penggunaan
    Gula tebu    Tebu    Minuman, kue
    Gula aren    Nira pohon aren    Kue, minuman
    Gula kelapa    Nira kelapa    Makanan tradisional
    Madu        Lebah    Minuman, makanan
    Stevia    Daun stevia    Minuman

     B. Pemanis buatan

    Pemanis buatan merupakan pemanis yang dibuat melalui proses tertentu dan umumnya memiliki tingkat kemanisan yang tinggi sehingga digunakan dalam jumlah kecil.

    Contohnya:

    • Aspartam
    • Sakarin
    • Sukralosa
    • Acesulfame-K

    Pemanis intensitas tinggi banyak digunakan pada produk tertentu, termasuk beberapa produk yang ditujukan untuk mengurangi penggunaan gula.

    Contoh dalam kehidupan sehari-hari

    Teh manis → gula → memberikan rasa manis.

     

    2. PEWARNA

    Pewarna makanan adalah zat yang ditambahkan untuk memberikan atau memperbaiki warna makanan dan minuman sehingga tampak lebih menarik.

    Pewarna dibedakan menjadi pewarna alami dan pewarna buatan

    A. Pewarna alami

    Pewarna alami berasal dari bahan alam.

    Bahan                Warna yang dihasilkan
    Kunyit                Kuning
    Daun pandan      Hijau
    Daun suji            Hijau
    Buah bit             Merah/ungu kemerahan
    Bunga telang      Biru
    Karamel             Cokelat

     

    B. Pewarna sintetis

    Pewarna sintetis dibuat melalui proses industri dan digunakan dalam jumlah yang diizinkan untuk pangan.

    Contohnya antara lain:

    • Tartrazin
    • Sunset Yellow FCF
    • Allura Red AC
    • Brilliant Blue FCF

    Pewarna yang digunakan pada makanan harus merupakan pewarna yang memang diperbolehkan untuk pangan. Tidak semua zat pewarna aman jika digunakan dalam makanan.

    Contoh:

    Permen berwarna merah → pewarna makanan → membuat produk tampak lebih menarik.

     3. PENGAWET

     

    Pengawet adalah zat yang digunakan untuk membantu menghambat kerusakan makanan sehingga makanan dapat memiliki daya simpan lebih lama.

    Kerusakan makanan dapat disebabkan oleh:

    • Mikroorganisme
    • Reaksi kimia
    • Oksidasi
    • Aktivitas enzim
    A. Pengawet alami

    Beberapa bahan alami dapat membantu mengawetkan makanan.

    Contohnya:

    • Garam
    • Gula
    • Cuka
    • Rempah-rempah tertentu
    Contoh:

    Ikan asin → garam → membantu menghambat pertumbuhan mikroorganisme.

    Selai → gula → membantu mengurangi ketersediaan air bagi mikroorganisme.

    B. Pengawet sintetis

    Contoh pengawet yang digunakan pada pangan antara lain:

    • Natrium benzoat
    • Kalium sorbat
    • Kalsium propionat

    Penggunaannya harus sesuai dengan jenis pangan dan batas yang ditetapkan oleh peraturan keamanan pangan.

    ⚠️ Bahan yang tidak boleh digunakan sebagai pengawet makanan

    Beberapa bahan kimia yang bukan untuk pangan dapat sangat berbahaya jika digunakan pada makanan.

    Contohnya:

    • Formalin
    • Boraks

    Formalin digunakan antara lain sebagai bahan pengawet spesimen dalam bidang tertentu, sedangkan boraks digunakan untuk berbagai keperluan nonpangan. Keduanya bukan bahan tambahan pangan yang boleh digunakan untuk mengawetkan makanan.

    4. PENYEDAP DAN PENGUAT RASA

    Penyedap atau penguat rasa adalah bahan yang digunakan untuk meningkatkan atau memperkuat cita rasa makanan.

    Contohnya:

    A. Penyedap alami
    • Bawang putih
    • Bawang merah
    • Merica
    • Cabai
    • Jahe
    • Kaldu dari bahan makanan
    • Rempah-rempah
    B. Penguat rasa

    Salah satu penguat rasa yang sangat dikenal adalah:

    Monosodium glutamate (MSG)

    MSG merupakan garam natrium dari asam glutamat dan memberikan cita rasa umami.

    MSG digunakan pada berbagai makanan, seperti:

    • Sup
    • Mi
    • Makanan ringan
    • Bumbu masakan

    Penggunaan MSG dalam makanan perlu mengikuti ketentuan penggunaan bahan tambahan pangan yang berlaku.

     

    TUGAS PENGAMATAN

    Tujuan

    Siswa dapat:

    1. Mengidentifikasi zat aditif dalam makanan.
    2. Mengelompokkan zat aditif berdasarkan fungsinya.
    3. Menjelaskan fungsi zat aditif.
    Alat dan bahan
    • 2–3 kemasan makanan/minuman.
    • Buku catatan.
    • Alat tulis.
    • Lembar pengamatan.

     

     

    Pertanyaan
    1. Apa saja zat aditif yang ditemukan?
    2. Mana yang termasuk pemanis?
    3. Mana yang termasuk pewarna?
    4. Mana yang termasuk pengawet?
    5. Mana yang termasuk perisa?
    6. Apa fungsi masing-masing zat?
    7. Mengapa produsen menggunakan zat tersebut?
    8. Apa yang dapat kita lakukan agar menjadi konsumen yang cerdas?

     

    “Zat aditif tidak selalu berbahaya. Kenali jenisnya, pahami fungsinya, baca labelnya, dan gunakan atau konsumsi makanan secara bijak.” 

     

    DAFTAR MATERI POKOK (Sub) KELAS VIII 2026 - 2027

     1 . SISTEM ORGANISASI KEHIDUPAN, FUNGSI, SERTA KELAINAN YANG MUNCUL PADA SISTEM ORGAN Pengenalan Sel dan Mikroskop   ORGANEL SEL D...